AMIDA

Amida adalah senyawa yang merupakan turunan asam karbosilat yang diperoleh dari penggantian –OH pada gugus –COOH oleh gugus –NH 2. Dengan demikian rumus umum untuk amida adalah R – CONH2
Tata Nama :
  • Dinamai sesuai dengan nama asam karboksilatnya dikurangi akhiran oat dan diganti dengan amida.
  • Jika pada atom N tersubstitusi gugus alkil, maka substituent alkil ditunjukkan dengan memberi awalan N dimana alkil tersebut terikat.
  •  
Sifat-sifat Fisik Amida
  • Polar
  • Mudah larut di dalam air karena dengan adanya gugus C=O dan N-H memungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen.
  • Umumnya berupa padat pada suhu kamar kecuali : formamida berbentuk cair.
Pembuatan Amida :
Amida umumnya disintesis di laboratorium melalui beberapa cara :
1. Reaksi anhidrida dengan ammonia

2. Reaksi ester dengan ammonia

3. Reaksi klorida asam dengan ammonia

4. Pemanasan garam ammonium karboksilat

Hidrolisis amida :
Amida sangat kuat/tahan terhadap hidrolisis. Tetapi dengan adanya asam atau basa pekat, hidrolisis dapat terjadi menghasilkan asam karboksilat.

\
PENGGUNAAN AMIDA :
ü  Formamida berbentuk cair, sebagai pelarut.
ü  Untuk identifikasi asam yang berbentuk cair.
ü  Untuk sintesis nilon, dsb.

permasalahanya :
pada artikel, disebutkan bahwa senyawa amida berbentuk padat pada suhu kamar kecuali formamida (CH3NO). Mengapa hanya formamida saja yang berbentuk cair?? apakah ada hal tersebut dikarenakan formamida hanya memiliki atom C satu??? atau ada faktor penyebab lainnya???
Apakah senyawa amida lain nya seperti butamida bisa dibuat dalam bentuk cair juga??? kalau bisa bagaimana caranya??

2 komentar: (+add yours?)

Nanda Qumala Rantih mengatakan...

Baiklah, saya akan berusaha menjawab pertanyaan anda. Menurut literatur yang saya baca, bentuk padatan atau cairan suatu senyawa itu berdasarkan harga titik leburnya. Titik lebur itu sendiri adalah adalah suhu dimana benda tersebut akan meleleh dan berubah wujud yang sebelumnya merupakan benda padat akan menjadi benda cair. Pada suhu kamar, formamida memiliki titik lebur 3 derajat C. Itulah yang mengakibatkan formamida berbentuk cair dibanding amida yang lain.
mohon maaf hanya itu yang saya ketahui
terima kasih

sonia karlina mengatakan...

menurut saya, tidak bisa karena dikondisikan menjadi bentuk cairan dan memiliki titik leleh yang rendah, karena senyawa yang berwujud cair dan memiliki titik leleh rendah dimiliki oleh senyawa dengan massa molekul relatif yang kecil.

Poskan Komentar